Superqurban untuk Energi Berkelanjutan dan Ketahanan Pangan Indonesia




Bismillah.
Idul Adha tinggal hitungan minggu. Pasti banyak yang sudah menyiapkan budget untuk melaksanakan qurban. Bila kita mampu, yuk usahakan melaksanakan qurban karena begitu besar pahala, hikmah dan manfaatnya. Manfaatnya antara lain bukan hanya untuk makin mendekatkan diri pada Allah, tapi juga memiliki dimensi sosial, karena juga bermanfaat untuk masyarakat luas yang membutuhkan.

Tempat melakukan qurban pun beragam, tergantung keinginan dari yang melakukan qurban. Ada yang memotong sendiri dan membagikan hasil qurban ke masyarakat sekelilingnya. Ada yang menyerahkannya ke masjid atau malah qurban di kampung halaman. Ada juga yang menyerahkannya pada badan zakat untuk dibagikan ke masyarakat yang belum mendapatkan qurban. Dimanapun, Insya Allah asal niat kita ikhlas karena Allah, akan membawa banyak manfaat untuk kita, keluarga dan masyarakat yang membutuhkan.

Rumah Zakat memberikan pilihan qurban untuk masyarakat dengan adanya Superqurban.  Program optimalisasi qurban mengolah dan mengemas daging qurban menjadi bentuk rendang dan kornet kalengan. Selain dibuat dengan menghasilkan rasa yang lezat, juga memudahkan penerima qurban untuk langsung memakannya tanpa perlu banyak mengolah lagi.



Inovasi qurban pertama di Indonesia ini membuat banyak masyarakat yang masih awam bertanya-tanya. Untuk itu Rumah Zakat mengadakan konferensi pers pada hari Rabu, 10 Juli 2019 di Upnormal Coffee Roaster di Raden Saleh, Cikini untuk makin memperjelas hukum Superqurban sesuai syariah sekaligus makin mengenalkan program ini di masyarakat luas.

Superqurban sebelumnya dibuat oeh Rumah Zakat menyesuaikan dengan filosofi Nabi Yusuf, yaitu berdasarkan QS Yusuf: 47-48, bahwa akan ada masa 7 tahun normal dan 7 tahun paceklik, karena itu belau menyarankan agar kita bisa menyimpan cadangan makanan pada 7 tahun pertama. Superqurban yang dibuat sesuai dengan standar interasional (dan pastinya halal), tahan sampai 3 tahun, sehingga bisa untuk cadangan makanan nantinya bagi si penerima qurban. Hal tersebut juga sesuai dengan hadist HR Bukhari-Muslim, yaitu “Janganah kalian menghabiskan daging qurban (udhiyyah) hanya dalam waktu 3 hari”.



Jangan khawatir, proses pemilihan sampai pemotongan hewan qurban  dilakukan sesuai dengan syariah, karena salah satu syarat qurban yang sah menurut Prof. Dr. KH. Hasanudin, AF. MA antara lain:

  • Pemilihan hewan qurban sesuai umur, sehat, dan tidak ada cacat, yang dilakukan berdasarkan pengawasan dewan syariah dan dokter hewan.
  • Pemotongan qurban saat Idul Adha dan tiga hari tasyrik dan dilakukan oleh juru sembelih bersertifikat MUI.


Program yang berjalan sejak tahun 2000 ini sebenarnya menjawab beberapa permasalahan di Indonesia, antara lain:

  • Pendistribusian hasil qurban bisa merata dan tidak menumpuk di satu tempat, yaitu menjangkau pelosok, daerah rawan pangan dan daerah yang mengalami bencana.
  • Meningkatkan ketahanan pangan. Selain distribusi dilakukan sepanjang tahun, juga sebagai cadangan pangan karena Indonesia rawan mengalami bencana dan anomali perubahan iklim yang sulit diprediksi.
  • Membantu program pemerintah SDGs, karena memiliki tujuan yang sama dalam menyejahterakan masyarakat terutama poin 2 SDGs, yaitu tanpa kelaparan.
  • Upaya energi berkelanjutan, yaitu upaya penyediaan energi untuk pemenuhan kebutuhan saat ini dengan memerhatikan kebutuhan di masa mendatang. 
Menurut Nur Effendi, CEO Rumah Zakat, target Superqurban untuk 2019 adalah mendapatkan 15 ribu pengqurban, sehingga bisa didapatkan 1 juta paket Superqurban sehingga bisa didistribusikan di 1.435 Desa Berdaya dan 5 negara rawan kelaparan dan mengalami dampak perang.

Ingin qurban kita menjangkau manfaat lebih banyak ke masyarakat yang membutuhkan? Yuk, titipkan qurban kita di Rumah Zakat. Qurban di Rumah Zakat ini selain bisa kita lakukan via website, juga bisa kita datang langsung ke gerai Rumah Zakat yang akan dibuka di banyak tempat menjelang Idul Adha, kantor pos sampai ke market place.

Oiya, Museum Rekor Indonesia memberikan apresiasi kepada Rumah Zakat dengan memberikan penghargaan dengan rekor Pengolah dan Pengemas Pertama Daging Qurban di Indonesia. Semoga selain jadi yang pertama, juga menjadi yang terbaik.




3 komentar

  1. Wah jadi lebih mudah nih ya Mbak kalau memakai jasa Superqurban ini ya Mbak

    BalasHapus
  2. Keren banget nih mendapatkan penghargaan juga. Semoga semuanya bisa maju ya

    BalasHapus
  3. Oh jadi ini bisa pesan lewat via website gitu ya. Memang sekarang zamannya sudah mudah

    BalasHapus