Mengajak Anak Menyiapkan Kotak P3K dengan #AksiFlashBunda



Bismillah,

Wah, ternyata ini postingan pertama saya di tahun 2019. Harapannya semoga di tahun ini blog saya semakin bermanfaat untuk banyak pembaca dan kualitas tulisannya juga semakin baik. Aamiin.

Eh iya, liburan sekolah kemarin pada kemana moms? Bahagia ya bisa berkumpul dan jalan-jalan bareng keluarga, walaupun jelas bakalan rempong banget. Tapi liburan di rumah juga enggak kalah serunya loh buat anak-anak, asalkan diisi dengan kegiatan menarik dan menyenangkan untuk anak.

Nah, berhubung anak-anak saya kebanyakan liburannya di rumah, saya deh yang kebagian rempongnya buat memenuhi kebutuhan perut anak-anak dan pusing membuat kegiatan menyenangkan dan bermanfaat untuk mereka.

Beberapa minggu lalu, saya mengajak anak-anak untuk belajar menyiapkan isi kotak P3K di rumah. Isinya diharapkan yang bermanfaat untuk pertolongan pertama saat mereka sakit atau kecelakaan. Seru juga loh mengajak mereka berpikir kemungkinan yang terjadi akibat kecelakaan atau yang mereka butuhkan saat sakit dan obat apa saja yang sesuai.

Me: "Kalau kalian sakit, kira-kira apa ya yang dibutuhkan untuk pertolongan pertama?"

S (Sulung): "Tergantung, Bun. Kalau demam kan biasanya Bunda pakai termometer buat ngecek suhu badan. Kalau batuk sama flu kan Bunda biasanya cuma ngasih air jeruk hangat. Nah, palingan pas diare Bunda ngasih Oralit."

T (Tengah): "Berarti obat penurun demam sama termometer kita masukkan ke kotak P3K ya bun?"

Me: "Boleh."

S : "Terus apa lagi ya, Bun?"

Me: "Misalnya kalian terluka pas lagi main, terus yang dibutuhkan apa?"

S: "Obat luka sama kain kasa. Terus plester juga Bun?"

Me: "Iya. Nah, selain itu apa lagi yang kita perlukan ya?"

T: "Minyak kayu putih, minyak telon sama oralit, Bun?"

Me: "Iya boleh. Kan biasanya itu semua memang kita butuhkan pas pertolongan pertama saat kita sakit atau kecelakaan."

Isi kotak P3K menurut saya memang sebaiknya minimal sesuai standar, tapi menyesuaikan lagi sih secara personal. Jadi memang nantinya akan ada lagi beberapa item tambahan atau malah pengurangan. Yang penting kita telah menyediakan kotak P3K yang isinya memang biasa dipakai dan cocok untuk keluarga.

S: "Oiya Bun, kecelakaan itu kan enggak selalu hasilnya terluka. Siapa tau jadinya memar yang ungu-ungu itu loh, Bun?"

Hehehe... Berhubung ketiga anak saya semuanya aktif dan tidak bisa diam, kadang kalau main memang ada aja "hasilnya". Kalau tidak lecet, luka, atau memar.

Memar pertama kali sih biasanya saya mengobatinya dengan mengompres bagian yang memar dengan es batu. Nah, seringnya cepat sembuh setelah 2-3 hari, setelah rutin mengompres memar dengan es batu. Tapi memang ada kalanya saat anak terbentur dengan keras, maka memarnya akan "menempel" selama lebih dari 3 hari. Nah, kalau sudah begitu, baru saya mengoleskan gel untuk mengobati memar atau luka dalam.

T: "Jadi obat memar kita masukkan juga ke dalam kotak P3K ya, Bun?

Me: "Iya. Karena kan biar meminimalkan dampak dari memar biar enggak berkelanjutan."

Untuk isi kotak P3K kami usahakan mencari yang memiliki kualitas baik, aman, dan belum melebihi tanggal kadaluarsa. Halal dong pastinya.




Nah, obat memar di kotak P3K, kami percayakan pada Thromboflash. Beberapa kelebihan dari Thromboflash adalah:

HALAL
Memiliki sertifikat halal MUI, karena Heparin menggunakan ekstrak mukosa sapi. Nah, ada yang tau enggak apa itu Heparin?

MENGANDUNG HEPARIN
Heparin sangat efektif untuk menghilangkan memar, karena bisa mengencerkan pembekuan darah yang biasanya terjadi di bawah luka memar. Untuk Thromboflash sendiri mengandung Heparin Sodium 200 IU.

Cara penggunaannya sangat mudah, yaitu dengan mengoleskan tipis-tipis pada memar. Jangan kebanyakan ya soalnya kan fungsinya mengencerkan darah, jadi tipis pun sudah efektif untuk mempercepat penyembuhan memar. Lalu juga jangan dioleskan pada bagian kulit yang terluka.

Nah, sudah siap deh daftar isi kotak P3K ala keluarga kami. Mudah-mudahan bisa menginspirasi untuk mengajak anak menyiapkan kotak P3K sendiri di rumah. Banyak banget manfaatnya. Kalau moms, gimana isi kotak P3K-nya di rumah?

2 komentar

  1. Terima kasih informasinya, sangat membantu :)

    BalasHapus
  2. Anak akan senang juga ya mba dilipatkan untuk hal hal yang dekat dengan mereka ya

    BalasHapus