Menikmati Keindahan Alam dan Belajar Sejarah di Gedong Songo, Wonderful Indonesia

Indonesia memang memiliki banyak keindahan alam yang eksotis. Tiap provinsinya memiliki pesona keindahannya sendiri. Unik. Saya pribadi baru sempat menginjak beberapa saja provinsi di Indonesia, dan sangat mengagumi betapa Allah telah begitu baik pada Indonesia dengan menciptakan pemandangan alam yang begitu indahnya.


Salah satu cita-cita saya adalah bisa mengelilingi Wonderful Indonesia bersama keluarga. Kalau bisa seluruh provinsi di Indonesia. Selain bakal bisa menambah banyak insight baru tentang Indonesia, pastinya akan banyak juga hal-hal baru lainnya dan kelekatan bonding yang akan kita dapatkan. Insya Allah. Sekarang semangat bekerja dan menabung dulu.


Tapi, ah, tidak usah jauh-jauh dan perlu ongkos yang mahal. Waktu saya sekeluarga mudik Lebaran ke Ambarawa setahun lalu, saya dan keluarga bisa mendapatkan keindahan alam yang luar biasa indahnya.


Jalan-jalan ke tempat wisata sekitar Ambarawa memang masuk dalam agenda kami selain silaturahmi ke rumah keluarga besar. Oiya, berhubung ini pertama kalinya saya mudik ke Ambarawa, biasanya ke Sampit, saya jadi tertular juga antusiasme anak-anak menghadapi 'liburannya' dan 'mudiknya'.


Hari pertama Lebaran, kami menghabiskan hari dengan bersilaturahmi bersama keluarga besar. Sisa harinya dihabiskan anak-anak dengan bermain di sawah depan rumah. Hamparan padi yang masih hijau dengan undakannya yang meliuk, plus ditambah dengan suasana Ambarawa yang sejuk, bikin suasana romantis banget perasaan. Menghangatkan hati. Walaupun hati makin hangat pas anak-anak pulang dari sawah dan ternyata pakaian mereka sudah banyak noda tanahnya.


Hari kedua, kami habiskan hanya dengan berjalan-jalan di dalam kota Ambarawa. Belanja di pasar tradisionalnya, kulineran, dan main ke Museum Kereta Api Ambarawa.


Hari ketiga Lebaran, baru deh memang diniatkan mau ke Gedong Songo ini bersama keluarga besar. Dengan diantar saudara dengan mobil, kita diajak kesana melalui jalan pintas. Jadi kita jalannya lewat tengah-tengah sawah gitu. Masya Allah indahnya. Kami tidak sempat foto-foto, karena sibuk merekam keindahan pemandangan dalam memori masing-masing (dan rempong karena 3 bocah mulai kelaparan hahaha...)


Setelah masuk kawasan Bandungan, saat memasuki area Gedong Songo jalan menanjak tajam dan meliuk saudara-saudara. Seram juga sih. Tapi seru. Untung supirnya canggih nyetirnya. Dan maceeeet pun. Ya maklum sih, namanya juga Lebaran. Alhamdulillah hawa sejuk dan pemandangan kiri kanan bagus. Lumayan sih penghibur mata di kala macet. Yang pegal palingan supirnya ya.


Setelah akhirnya sampai di sana, makin berdecak kagum deh melihat pemandangan area pegunungan yang menghijau. Wow, akan luar biasa petualangan kita kali ini. Melelahkan maksudnya hehehe... Dan, benar saja. Untuk melihat 9 candi yang tersebar di sana dengan perbedaaan jarak dan ketinggian tiap candinya, tantangan tersendiri deh ya jadinya.

Gedong songo ini memang cocok banget untuk wisata alam sekaligus wisata sejarah.

Suami dan anak-anak semangat untuk hiking melihat candi-candi yang ada. Saya yang tadinya juga bersemangat, langsung agak surut melihat tangga berbatu yang ampun deh tingginya. Saya juga sempat agak menyangsikan kekuatan anak-anak. Saya mikir dalam hati, bukannya enakan naik kuda ya ke atasnya hahaha...




Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Memang untuk mendapatkan keindahan alam yang cantik, kita harus berjuang dulu untuk menjalaninya. Setelah dengan perjuangan menahan kaki yang pegal dan napas yang ngos-ngosan (ketauan banget deh ya betapa rajin olahraganya), terbayar sudah setelah sampai di candi yang pertama. Lelah pun langsung hilang begitu sampai di sini. Melihat hamparan pegunungan yang menghijau dan semakin dekatnya kita dengan pemandangan di atasnya, membuat kita berlama-lama menikmatinya di sini. Kalau saya sih sekaligus istirahat. Lelah sangat, bo!


Dan oiya, saya salah besar. Ketiga anak saya, bahkan yang bungsu, bisa mendaki jalan dengan riang gembira. Masya Allah.




Perjalanan pun berlanjut ke candi ke 2 dan ke 3. Jalan yang makin menanjak dengan jarak yang makin jauh, tapi dengan pemandangan yang semakin indah.


Ini mereka bertekad mau sampai ke candi 9. Idiiih yang benar saja. Mereka enggak lihat ya emaknya sudah berjuang ekstra begini dan hanya sanggup di candi 3. Lagipula waktunya juga tidak mencukupi sih. Kami kan harus segera pulang.




Pesan moralnya adalah untuk bisa menikmati keindahan alam Indonesia dengan maksimal di tempat lainnya nanti, selain menabung, saya juga harus rajin OLAHRAGA. Biar kuat mendampingi 3 bujang dan suami nanti mengeksplor alam Indonesia. Insya Allah.



Teman-teman pasti pernah pergi ke tempat wisata alam lain di Wonderful Indonesia yang lebih memukau dengan kisah lebih seru. Ikutan Wonderful Indonesia Blog Competition aja yuk. Selain kisahmu bisa dibaca banyak orang, juga banyak hadiah seru menanti. Yang mau ikutan, klik link ini ya.


2 komentar

  1. aku pernah ke Bandungan, tapi karena waktu itu belum tau gedong songo, jadi gak kesitu :(

    BalasHapus
  2. Saya suka banget kalau ke Candi, termasuk candi ang kecil seperti Candi Cangkuang di Garut :)
    Suatu saat saya pengin ke Gedongsongo juga

    BalasHapus