5 Langkah Mudah Menyiapkan Bekal Anak Penuh Cinta dari Bunda dan Julie's




Duh, kayaknya saya mau sedikit curhat nih...

Saya sering merasa bahwa sepertinya sejak anak-anak sekolah semua, saya malah jadi banyak berkegiatan di dapur sehari-harinya. Jelas tugas utamanya adalah menyiapkan masakan dan camilan buat suami dan anak-anak. Apalagi anak-anak lanang saya ini sepertinya kompakan sedang dalam masa pertumbuhan. Selesai makan malam, tidak sampai setengah jam kemudian sudah sibuk mencari camilan. Atau, setiap pulang sekolah pasti minta makan lagi (plus camilan).

Memang sih, seperti anak-anak sekolah full-day pada umumnya, kegiatan sekolah Si Sulung dan Si Tengah cukup padat. Ditambah kegiatan mengaji dan ekskul sepulang sekolah. Pastinya mereka membutuhkan nutrisi selain padat gizi, juga dalam jumlah cukup banyak supaya stamina tetap fit dan mereka semangat menjalani semua kegiatannya.

Tapi sekarang saya menikmati kerempongan ini. Sekarang dapur jadi seperti ruang kerja saya. Selain mengolah makanan, kadang saya sambi dengan membuat draft tulisan, membuat konsep foto untuk blog, blogwalking, sampai browsing untuk mendapatkan data-data sebagai pelengkap tulisan. Bunda multitasking, ya :) Sengaja sih multitasking di dapur, jadi saya bisa menikmati kegiatan memasak tapi tetap bisa menyelesaikan pekerjaan menulis di blog.


5 Langkah Mudah Menyiapkan Bekal Anak Penuh Cinta


Setiap hari sekolah, anak-anak saya usahakan membawa bekal. Bekal yang mereka bawa biasanya untuk istirahat makan snack. Untuk makan siang, Si Sulung dan Si Tengah ikut katering sekolahnya. Si Sulung alasannya malas membawa banyak kotak makan karena tasnya sudah berat dengan buku-buku pelajaran sedangkan kelasnya ada di lantai paling atas. Sekolah Si Tengah memang mewajibkan semua siswanya makan siang dengan katering sekolah. Si Bungsu karena masih TK memang hanya membawa bekal snack.

Si Sulung dan Si Tengah memang sudah saya berikan uang saku mingguan, yang pengelolaannya saya serahkan pada mereka.  Uang saku mereka seringnya digunakan untuk sedekah dan ditabung, jadi mereka hampir tidak pernah jajan di sekolah.

Biasanya bekal yang saya buatkan untuk mereka selalu habis. Dulu memang ada saatnya bekal yang saya bawakan hanya dimakan sedikit atau malah tidak tersentuh sama sekali. Bekal yang sering tidak habis itu bikin bundanya sempat 'bertanduk'. Akhirnya pelan-pelan saya tanyakan penyebab kenapa bekal mereka tidak habis. Alasannya mulai dari keasikan bermain, waktu istirahat yang hanya sebentar, sampai bosan dengan menunya.

Saya mulai instropeksi diri dan mencari cara, bagaimana agar bekal yang saya bawakan bisa dihabiskan dengan senang hati oleh anak-anak. Saya memang ngotot membawakan bekal untuk mereka, selain bisa lebih hemat, lebih terjamin kualitas nutrisi dan kebersihannya, juga agar bonding saya dan anak-anak makin erat melalui masakan buatan bundanya yang diolah dengan penuh cinta dan doa pada mereka.

Nah, berikut 5 langkah mudah yang saya lakukan agar saya bisa tetap membawakan bekal dan anak-anak gembira melahap dan menghabiskannya:


Membuat Rencana Menu Bekal bersama Anak


Pertama, saya ajak anak-anak untuk membuat rencana mingguan bekal sekolah mereka. Sebelumnya saya sudah menuliskan pilihan menu snack yang bisa mereka pilih jenisnya per hari. Saya beri mereka kebebasan memilih dari berbagai pilihan yang saya ajukan.


Memilih Jenis Camilan Bernutrisi


Selain makanan olahan sendiri, saya memperbolehkan anak-anak membawa camilan fabrikan sehari dalam tiap minggunya. Untuk camilan fabrikan ini memang harus pilih-pilih dengan cermat mengenai banyak hal, seperti kandungan nutrisi, kehalalannya, tanggal kadaluarsa, dan yang jelas rasanya yang lezat sehingga disukai anak-anak.

Salah satu camilan kesukaan anak-anak adalah Julie's Peanut Butter. Biskuitnya yang renyah dengan krim kacangnya yang gurih bikin anak-anak tidak berhenti nyamil, padahal tadinya anak-anak tidak terlalu suka selai kacang.  Saya memperbolehkan mereka mengkonsumsi Julie's Peanut Butter karena mereka bisa mendapatkan manfaat kacang tanah dari biskuit yang terbuat dari tepung gandum ini, memiliki rasa yang lezat, harga terjangkau dan mudah diperoleh di mart terdekat. Paling penting adalah sudah mendapatkan label halal MUI.




Sekarang ada varian barunya loh, yaitu Julie's Choco More. Biskuit coklat yang manis gurih ditambah dengan krim coklat yang tebal tapi tidak terlalu manis. Nyoklat banget tapi manisnya tidak berlebihan. Cocok di lidah anak-anak dan mereka bisa mendapatkan manfaat coklat dalam biskuit tersebut.



Menyiapkan Bahan untuk Bekal Snack

Akhir pekan biasanya saya gunakan untuk belanja bahan-bahan makanan baik untuk masak keluarga maupun bekal sekolah anak selama seminggu. Selain bisa lebih menghemat waktu dan uang, saya juga bisa lebih cepat mengolah makanan. Jadi tidak perlu pusing mau masak apa sebelumnya. Jenis bahan-bahan makanan yang saya beli mengacu pada rencana menu mingguan.

Membuat Bekal dengan Jumlah Cukup

Saya mengusahakan agar bisa membawa bekal dengan jumlah yang cukup dengan kebutuhan nutrisi mereka, tapi juga tidak berlebihan karena jam istirahat untuk memakan bekal snack mereka tidak sepanjang saat istirahat jam makan siang. Jumlahnya memang berbeda tiap anak. Jumlah snack Si Tengah justru lebih banyak dibandingkan Si Sulung, karena Si Sulung sibuk bermain bola bersama teman-temannya saat ada waktu istirahat.


Menuliskan Memo Cinta di Bekal Anak

Sebetulnya menuliskan memo cinta ini tidak terlalu berpengaruh juga sih, karena dengan langkah-langkah sebelumnya mereka biasanya menghabiskan makanannya juga. Tapi, karena dengan alasan biar bonding makin erat (maklum, punya anak menjelang remaja harus banyak-banyak bilang sayang dan cinta nih bundanya), maka saya tetap menuliskan memo-memo tersebut.

Padahal sih, namanya anak laki-laki kali ya, itu memo cuma sekilas dibaca terus dimasukkan ke tasnya dan sepertinya terlupakan. Ternyata memang kebiasaan baik yang kita bangun itu tidak ada yang sia-sia ya. Tanpa sadar, anak-anak jadi lebih semangat melahap bekalnya sehingga tetap fit berkegiatan selama seharian. Dan saat saya pernah lupa menuliskan memo (dan saya pikir anak-anak juga tidak bakalan ngeh), ternyata pada bertanya ke saya, "Bunda, memo cintanya memang enggak ada ya?"


Teman-teman pasti juga banyak kan yang membawakan bekal sekolah untuk anak-anak. Dan pastinya keren-keren nih penataan bekalnya. Ikutan kuis #BekalCintaJulies yuk yang info detailnya ada di http://bit.ly/BekalCintaJulies. Dapatkan hadiah (barang dan uang tunai) senilai total Rp5.000.000; untuk 1 pemenang utama dan senilai total Rp5.000.000; untuk 5 pemenang hiburan.

Hayuk ikutan kuisnya segera, karena akan berakhir tanggal 30 September 2018. Untuk informasi lebih lanjut mengenai kuis #BekalCintaJulies dan produk Julie's bisa kepo-in akun media sosialnya di:
Facebook:
Instagram: 







36 komentar

  1. Makanan memang tidah melulu harus makanan berat ya mbak.

    BalasHapus
  2. Bikin rencan abekal mingguan enaknya melibatkan anak juga ya, tanya mereka maunya bekal apa. Kalau ada Julies memang praktis

    BalasHapus
  3. Menanyakan anak seperti makanan apa yang dia mau juga bisa memberi inovasi menu makanan apa yang akan kita buat untuk ya mbak.

    BalasHapus
  4. Wah cemilan julies sepertinya memang sangat cocok sekali untuk anak-anak ya mbak.

    BalasHapus
  5. Anak-anak di rumah juga suka banget sama ceilan yang satu itu, katanya rasanya pas.

    BalasHapus
  6. Wah ada lombanya juga ya, seru tuh kayaknya mbak :)

    BalasHapus
  7. Saya juga selalu menanyakan pada anak, menu apa yang sedang di inginkannya.

    BalasHapus
  8. Belum pernah coba Julies, kayaknya enakjadi camilan keluarga, kalau saya memang sekarang jarang siapkan bekal karena anak sekolahnya dekat dan pulangnya jam 10.30

    BalasHapus
  9. Jullies bekal tepat dan praktis ya buat anak.

    BalasHapus
  10. Nunda jiga mau belo ah buat dibawa ke mana2 dlm tas. Bosen juga ya nuamil Marie Regal terus

    BalasHapus
  11. Biskuit Julie's Peanut Butter recomended banget. Saya juga pernah coba tetapi bukan untuk bekal anak melainkan bekal sendiri kalau mau ke sekolah mengajar.

    BalasHapus
  12. Anakku juga sering bawa julies, langsung ludes dibagi ke teman2nya :)))

    BalasHapus
  13. Anaku yang kecil selalu mengeluh, bunda ada cemilan nggak laper nih.. Padahal baru aja makan, anak juga gampang bosen julies patut di coba nih utk cemulan bani

    BalasHapus
  14. Maaf ya Laptop tuh lagi error, yang diketik kata apa tapi yang keluar kata gak jelas gitu. Ini bunda ralat ya: Bunda juga mau beli ah buat dibawa ke mana-mana dalam tas. Bosenjuga ya ngemil si Marie Regal terus.

    BalasHapus
  15. Wahh cemilannya sama dengan keluargaku. Aku dan keluarga juga suka dengan cemilan ini. Karena swhat, murah, dan halal 😊

    BalasHapus
  16. Biskuit cokelat kesukaan anakku nih. Cocok banget dibawa kemana-mana buat camilan :)

    BalasHapus
  17. Yang kacang yang cokelat semuanya endes yah mba.

    BalasHapus
  18. Aku pengen ya buat bekal ala2 gitu. Tapi ponakanku jarang bawa bekal. Pas minta bekal baru deh nyari snack. Kaya Julie's enak banget!

    BalasHapus
  19. Sama kayak mba Rani, belum pernah coba Julies.
    Sepertinya banyak yang merekomendasikan.
    Jadi, kudu coba ne! :D

    BalasHapus
  20. Halo mba Indri. Aku kalau nyiapin bekal anak, kadang binggung juga loh. Hhehe. Jadi kadang kalau cemilan biasanya yang praktis kayak biskuit. Dan biskuit ini enaak banget

    BalasHapus
  21. Baru tau ternyata julie ada biscuitnya juga. Selama ini taunya roti doank.

    Duh.
    Makin krenyes dimakan bareng teh. Kriuk!

    BalasHapus
  22. biskuit julies pas kapan kucari belum nemu di supermarket. Coba deh kalau ke SPm ku perhatiin lagi siapa tau uda ada

    BalasHapus
  23. aku suka nyiapin bekal kl lg ngetrip mbak, dan menunggu masa nyiapin bekal buat anak, krn dia masi bayi, hehe

    BalasHapus
  24. Aku juga tiap nyiapin bekal selalu bingun setiap hari. Coba besok aku cari Julie's ya, kali aja bisa gantiin kebingunganku setiap paginya. :)

    BalasHapus
  25. Aku suka Julie choco more.suka sama rasa coklatnya

    BalasHapus
  26. Waaaaah ide menuliskan memo keren sekali Mba Ind, jadi terinspirasi kelak mau gitu ah heehheeh
    aku suka Juli yang choco more mba, aku kurang suka peanut. Asikk ada pilihan lainnya jadi tetap bisa makan cemilan lezat

    BalasHapus
  27. Demi anak ya Mbak, ruang kerja pindahan ke dapur, karena memang menyiapkan bekal itu harus sepenuh hati, biar anak anak menikmatinya juga happy. Sontek ah mau juga bekal biskuit Julie's ini untuk anak anak ku

    BalasHapus
  28. Wah enaknya kalau anak lahap makan. Orangtuanya jadi semangat ya nyiapin makanannya. Terutama ibunya pasti seneng banget.

    BalasHapus
  29. Alhamdulillah...
    Menyiapkan bekal anak-anak sekolah ini bakal jadi kenangan terindah ketika kita tua nanti yaa, mba..

    Hihhii...rudet memang.
    Alhamdulillah ada Julie's...

    BalasHapus
  30. Iya bekal Julies ini praktis ya, anak-anakku juga suka bangets deh

    BalasHapus
  31. Wah aku msh blm sampai tahap nulisin memo hehe. Moga bentar lg anak2 bosa baca jd bisa nulisin memo.
    Ngajal anak nyiapin bekal jg salah satu sarana mereka belajar menghargai bekal yg dibawa ya mbak, jd dihabiskan :D

    BalasHapus
  32. Julies ini cucoook banget utk dijadikan bekal si kecil. Anakku sukaaaa... Yg coklat enak banget.

    BalasHapus
  33. Aku suka yang isi kacang..favorit banget

    BalasHapus
  34. Nanti cari ah biskuitnya, jadi pengen gegara baca reviewnya. Rasanya gurih dan manis ya?

    BalasHapus
  35. Enak bgt... cemilan julies sepertinya memang sangat menggoda sekali untuk anak-anak ya mbak. Apalagi kita yang dewasa hihihi

    BalasHapus
  36. Nanti cari biskuitnya kalau udah punya anak :D

    BalasHapus