5 Masakan Rumahan Khas Kalimantan ala IG: @hanhanny untuk Menu Ramadhan

Saya termasuk yang mengganggap media sosial banyak manfaatnya, asalkan memang niat dan tujuan kita positif. Media sosial Instagram termasuk yang sering saya pantengin, terutama saat Ramadan kemarin, karena saya banyak hunting resep masakan dan kue yang simpel tapi enak di sana untuk penganan sahur dan berbuka puasa. Banyak resep-resep dari food celebgram yang cocok dengan lidah kami dan lumayan banget buat tambahan variasi menu.

Nah, pas baca trigger post dari mak Lidha Maul di website KEB tentang Penganan Gurih Incaran Saat Ramadan, saya jadi pengin sharing juga tentang hasil hunting resep saya di akun IG @hanhanny. Saya banyak yang cocok dengan resep-resep beliau, dan lebih hepi lagi saat ternyata beliau juga banyak posting resep-resep masakan khas Kalimantan. Hmm...yummy!

Sahabat SMA saya yang ternyata kampung kita sama, sering cerita di akun media soasialnya tentang kegiatannya selama Ramadan dan Lebaran di Martapura. Foto-foto kulinerannya dia jelas bikin saya mupeng. Teman saya itu masih memiliki banyak keluarga di Kalimantan Selatan, jadi sepertinya minimal setahun sekali masih pulang kampung. Lah, berhubung saya lahir dan besar di Jakarta, dan keluarga sudah banyak yang migrasi, jadilah semenjak lulus SD saya belum pernah lagi menjenguk kampung halaman.

Saya masih sering sih makan masakan Kalimantan yang umum, seperti Soto Banjar, Masak Habang, Nasi Kuning Banjar, dan Ketupat Kandangan. Kalau Soto Banjar biasanya makan buatan ibu, ibu mertua atau tante saya. Sedangkan masakan lainnya seringnya beli di rumah makan Banjar langganan saya di Bogor. Jauh ya. Saya belum nemu rumah makan Banjar di sekitaran lingkungan rumah saya soalnya.

Pas kepoin akun IG @hanhanny, saya menemukan resep masakan rumahan Kalimantan yang belum pernah saya coba dan sepertinya menggiurkan. Berikut 5 masakan rumahan khas Kalimantan ala IG @hanhanny yang bikin saya kepo dan pengin:



Cacapan Ampalam

Ampalam itu mangga muda yang biasanya dicampur dengan belimbing wuluh ditambah irisan bawang merah dan bawang putih. Hmmm... yummy banget buat cacapan makan dengan iwak karing (ikan asin).




Laksa Banjar

Laksa Banjar itu semodel putu mayang hanya kuahnya dengan menggunakan santan gurih dengan ciri khasnya kuah kaldu yang berasal dari daging ikan haruan yang dihaluskan.

Timun Bakarik Santan

Jadi kuahnya adalah timun yang dikerik dan dicampur dengan santan dan bumbu-bumbu. Ditemani dengan ikan asin, wah bikin nasi sepiring kayaknya enggak cukup.



Tarung Bebanam Kuah Santan

Terong yang dibakar dengan kulitnya sampai gosong, lalu kulitnya dikupas. Setelah itu diramu dengan santan gurih dicampur bumbu-bumbu yang ringan. Enak banget dimakan dengan ikan asin. Dududuh, nasi mana nasi!


Cacapan Belimbing Tunjuk

Belimbing wuluh, irisan bawang merah dan bawang putih plus bumbu-bumbu dicampur dengan air, dan dimakan sebagai cacapan (pendamping) makan dengan iwak karing terutama enaknya iwak papayu babanam.




Semuanya memang enak dimakan dengan menggunakan iwak karing (ikan asin) khas Kalimantan. Duh, kayaknya minta kirimin aja sekalian banyak kali ya sama om yang masih tinggal di Banjarmasin hehehe...


Kenapa Ramadan ngincernya malah masakan rumahan? Karena keluarga saya jarang berbuka dengan kue-kue. Palingan kurma, gorengan dan es buah. Itu aja udah hepi banget dan bikin kenyang. Setelah sholat magrib, baru kita makan berat. Nah, biasanya saya masak rada istimewa atau yang saya jarang masak saat bukan bulan Ramadan. Maksudnya sih biar mereka memiliki kenangan istimewa saat Ramadan akan masakan bundanya ini.

Nah, teman-teman ingin ikutan masak juga? Cuss kepoin akun IG @hanhanny yak. Bisa lihat detail resepnya di caption fotonya, cara masaknya simpel dan mudah diikuti tapi yummy-nya tiada tara :)


Tidak ada komentar