Menikmati Peran Ibu dan Peran Lainnya (Buah Tangan #PenuhCintaDariJulies)


        
    

Waktu yang paling ditunggu saya dan anak-anak sepanjang hari adalah saat sore hari.  Karena saat itu, kami bisa mengobrol dan bermain sambil menyamil. Tentu setelah saya dan anak-anak menyelesaikan pekerjaan dan kewajiban kami masing-masing. 


Banyak hal yang kami dapat selain menambah bonding. Saya jadi suka mendengarkan cerita anak-anak atau malah curhatan saat di sekolah dan jadi lebih mengetahui apa yang mereka suka dan tidak suka. Saat santai seperti itu juga saya gunakan untuk mengatakan apa yang saya dan suami inginkan ke anak-anak, serta sharing cerita ringan atau malah topik yang sedang hits.





            Anak-anak saya hobi nyamil, jadi saya pun kudu wajib menyiapkan camilan untuk  snack time mereka atau saat santai sore kami. Untungnya mereka sih enggak terlalu pilih-pilih camilan. Jadi kalau pas saya tidak sempat bikin karena musti ada urusan atau pekerjaan keluar rumah, saya siapkan saja buah-buahan dan biskuit.


Beberapa minggu yang lalu, saat saya sedang mencari biskuit untuk camilan anak-anak, saya melihat ada promo “Beli 2 Gratis 1” untuk produk biskuit Julie’s Peanut Butter Sandwich 90 gr di Indomaret. Berhubung saya emak-emak penganut paham hemat alias suka promo, jadilah saya beli biskuit tersebut untuk stok camilan beberapa minggu ke depan.


            Sebenarnya saya sudah lama melihat biskuit ini, cuma berhubung anak-anak tidak terlalu menyukai biskuit selai kacang, saya belum tertarik juga untuk mencobanya. Jadi tadinya saya memang membeli Julie's Peanut Butter Sandwich khusus untuk saya dan suami.





Saat beberapa hari lalu saya buka, ternyata anak-anak tertarik untuk mencobanya. Dan, surprais, mereka ternyata suka.
            “Eh, ini kan biskuit selai kacang? Kok pada doyan, bukannya biasanya pada enggak mau?” tanya Saya dengan heran.
            “Enak loh ini, Bunda. Enggak kayak biskuit selai kacang yang biasanya," sahut mereka. Dan tiga bungkus Julie's Peanut Butter Sandwich pun ludes oleh kami sambil saya mendengarkan cerita si sulung tentang penampilannya saat pelajaran literasi hari itu.


Biskuitnya renyah dengan rasa asin dan gurih plus ditambah selai kacang dengan rasa sedikit manis. Camilan ringan yang bikin kami jadi enggak bisa berhenti mengunyah sebelum biskuitnya tandas.






            Eh, pas banget nih lagi ada banyak stok Julie’s Biscuit, ternyata pas liat di akun IG (@julies.ind)-nya Julie's sedang ada Kompetisi Foto “Temukan #BuahTanganPenuhCintaDariJulies”. 


Hadiahnya menarik banget. Untuk cerita dan foto yang paling menarik akan mendapatkan hadiah berupa: Juara 1 (1 buah microwave Modena senilai Rp5.000.000; dan voucher belanja senilai Rp1.000.000; dan paket produk), Juara 2 (cooking set senilai Rp2.000.000;, voucher belanja senilai Rp1.000.000; dan paket produk), 10 pemenang hiburan (voucher belanja senilai @ Rp250.000; dan paket produk).



            Sebelum ikutan lombanya, ikuti dulu semua akun sosmed Julie’s Indonesia (FP: Julie’s Indonesia dan IG: @julies.ind). Untuk keterangan info lomba lebih detail, bisa dilihat di link bit.ly/BuahTanganPenuhCintaDariJulies.


Ngomongin kompetisi foto, kayaknya asyik nih pas lagi santai sore bisa sekalian pemotretan kegiatan bersama anak-anak dan Julie's Biskuit. Siapa tau bisa menang, usaha dulu ya. 

Oiya, jadi ingat nih. Beberapa teman saya pernah mengajukan pertanyaan tentang kegiatan sore saya dan anak-anak. 
           
            “Kok bisa sih, sore udah santai aja? Saya biasanya mah segitu masih rempong masak atau beberes rumah,” tanya seorang teman Saya.
            “Kamu punya ART ya, kok bisa kerjaan rumah udah beres semua?”
            “Kok bisa sih disambi jadi blogger. Apa anak-anak enggak keteteran?”






            Hmm... untuk bisa lumayan jadi bisa ngatur waktu, saya perlu proses beberapa tahun dulu. Ingat banget dulu sering takjub sama ibu-ibu yang bisa multitasking dan kok sepertinya semua kegiatan beres. Saya jadi sering tanya-tanya ke mereka, apa saja sih tipnya untuk jadi seperti merekah. Mereka pun bilang untuk menghibur dan mendukung saya, “Tenaaang, semua ada waktunya.”



Ternyata memang benar. Seiring berjalan waktu, saya jadi mengetahui bagaimana agar bisa memanajemen waktu dengan baik dengan peran saya sebagai ibu yang tetap berusaha produktif menulis dan baking, serta tetap ada sedikit waktu untuk mendatangi kajian ilmu atau sekadar kumpul bersama teman-teman. Beberapa yang saya lakukan agar semua bisa berjalan dan tetap produktif, yaitu:



Membuat Prioritas

Prioritas saya adalah ibadah dan keluarga, jadi saya berusaha agar menyelesaikan terlebih dahulu semua kewajiban saya menyangkut kedua prioritas saya tersebut. Bila sudah selesai semua pekerjaan, saya bisa melakukan pekerjaan lain dan hobi saya.

Sejujurnya, saya lebih memilih untuk mendatangi event blogger atau kumpul-kumpul di saat weekdays, karena saat weekend atau tanggal merah seringnya sudah ada jadwal khusus dengan keluarga atau malah keluarga besar. Tapi ada saat-saat tertentu, saya ikutan event blogger atau kumpul-kumpul di weekend kalau memang keluarga sedang bisa ditinggal sebentar.

Delegasi


Tadinya saya tidak memiliki ART. Tapi memang berasa kalau sedang banyak pekerjaan rumah, jadinya saya juga cepat emosi. Akhirnya suami menyarankan untuk memiliki ART khusus cuci gosok. Lumayan sih jadinya.

Dengan delegasi sedikit pekerjaan rumah, saat anak-anak sekolah saya bisa fokus masak untuk makan siang dan makan malam, beberes rumah, serta menyelesaikan postingan blog. Harapannya pas anak-anak pulang sekolah, semua kerjaan saya sudah beres. Jadi, biasanya saya bisa fokus pada anak-anak, seperti menemani belajar, sholat, dan muroja’ah, sekadar mengobrol dan bermain dengan mereka, istirahat dan nyamil bareng. Kadang sih, kalau anak-anak sedang asyik main sendiri, saya curi-curi waktu untuk sekadar blogwalking atau jalan-jalan cari info bermanfaat di akun sosmed.

Disiplin


Saya membuat jadwal harian yang saya buat fleksibel. Awal-awal bikin jadwal gini kok ya tidak pengaruh. Ternyata, karena kebiasaan jelek saya suka menunda-nunda pekerjaan alias tidak disiplin. 


Sejak mengetahui bocornya dimana, saya berusaha keras agar mengerjakan kegiatan sesuai dengan waktunya. Pokoknya halau jalah-jauh rasa malas. Ingat saja nanti kalau sudah selesai dikerjakan semua, saya akan bisa leyeuh-leyeuh pada waktunya. Lagian, walaupun saya ibu rumah tangga, kan maunya tetap produktif. Akhirnya lama-lama, kebiasaan jelek saya itu mulai terkikis.

Nah, ngomong-ngomong produktif, sebagai ibu rumah tangga saya berusaha untuk tetap bergabung dengan teman-teman yang membawa pengaruh positif. Saya juga berusaha agar saya tetap bisa produktif menulis. Kadang-kadang, bila ada jadwal kosong yang tidak bentrok dengan jadwal anak-anak, saya berusaha menghadiri undangan atau event blogger.

Berhubung kalau saya sedang ada pekerjaan atau urusan di luar rumah jadi musti meninggalkan mereka sebentar, saya jadi punya kebiasaan membawa oleh-oleh saat pulang. Sekadar agar mereka senang. Oleh-olehnya sengaja beli sekalian pulang. Sejak mengenal Julie’s Biskuit beberapa waktu lalu,  mereka sekarang jadi request. “Bun, buah tangannya Julie’s Biskuit aja ya.”




           



           

4 komentar

  1. wah hrs dicoab nih krn belum pernah

    BalasHapus
  2. Julie's peanut butter memang bisa membuat suasana jad ceria..

    BalasHapus
  3. Biskuit Julie's menemani semua aktifitas di rumah ya Mba'. :)
    Sukses lombanya. :)

    BalasHapus
  4. Memang ya anak2 itu hobinya ngemil. Tiap saat cari cemilan.
    Kalau rumah lagi rame anak2 tetangga, saya juga suka cari cemilan :)

    Salam
    Lidha Maul
    bulirjeruk (dot) com
    elemde (dot) web (dot) id

    BalasHapus