Man Jadda Wajada, Quote Paling Menginspirasi Bagi Saya



Man Jadda Wajada
Barangsiapa yang bersungguh-sungguh, maka pasti berhasil

Quote yang makin terkenal karena Anwar Fuadi menuliskannya dalam novel Negeri 5 Menara.

Semua orang pasti menginginkan meraih kesuksesan dunia akhirat. Tapi, sayangnya meraih sukses dunia, apalagi akhirat tidak semudah itu. Butuh yang namanya proses panjang, perjuangan yang membutuhkan keringat dan air mata.

Sebagai ibu dari 3 anak, saya merasa harus jumpalitan mengurus ketiganya. Apalagi tidak hanya mengurus tentang sandang, pangan, dan papan mereka. Masih banyak hal lain, seperti membiasakan dengan adab yang baik, mengenalkan tentang akidah, mengajak mereka ngobrol, mengajari mereka pelajaran sekolah dan life skills, dan lain-lain.

Memang saya mendidik ketiganya bersama pak suami, dan syukurnya kami saling melengkapi kekurangan masing-masing. Namun, karena saya yang lebih banyak berinteraksi dengan mereka, sepertinya saya butuh kesabaran ekstra untuk terus kuat mendidik mereka.

Man Jadda wa Jada
Saat ini, walaupun prioritas saya keluarga (dan ibadah), namun saya berusaha untuk tetap meluangkan waktu menulis di blog, mengikuti event blogger, dan silaturahmi dengan teman-teman. Intinya sih tetap berusaha untuk menjadi blogger yang profesional.

Saya berusaha bersungguh-sungguh melakukan apapun yang ada di depan mata saya dengan tetap mengutamakan prioritas. Walaupun belum kelihatan hasil yang nyata, tapi tidak ada hasil yang mengkhianati usaha dan doa.

Dengan Man Jadda wa Jada, saya berusaha bersungguh-sungguh sebagai ibu (dan istri). Selain banyak meluangkan waktu berkualitas dengan mereka, juga banyak belajar agar terus update dengan dunia mereka. Belajar memang proses yang harus dilakukan seumur hidup. Dengan mengikuti perkembangan dunia mereka, semoga saya dan suami bisa terus mendampingi mereka. Dan mereka pun tetap nyaman untuk berkomunikasi dan terbuka pada kami.

Sukses itu konon membutuhkan perjuangan ekstra dengan proses yang tidak sebentar. Melihat kesuksesan teman-teman, apalagi teman seperjuangan saat kuliah, bikin ekstra semangat mengejar ketinggalan. Tapi balik lagi ke prioritas. Saya amat sangat yakin, apa yang kau maka itulah yang kau tuai.

Insya allah niat karena Allah untuk bersungguh-sungguh mendidik anak-anak dengan proses panjang, akan membuahkan hasil anak-anak yang sholeh. Aamiin.

Selain sebagai ibu, saya juga bersungguh-sungguh melakukan kegiatan sampingan saya. Mengusahakan dengan segenap kemampuan saya di sela waktu mengurus anak-anak. Sebagai blogger, masih banyak kekurangan saya, apalagi dalam menulis.

Practise makes perfect. Bila ingin mendapatkan hasil yang baik, maka harus banyak latihan dan latihan. Dengan banyak latihan menulis, dan banyak belajar dari para blogger yang tulisannya lancar dan mengalir,  pasti bisa meningkatkan kualitas tulisan saya.

Menjadi blogger menurut saya bukan hanya untuk mendapatkan keuntungan secara materi, namun masih banyak hal positif lainnya secara non materi. Makin terpacu untuk banyak membaca agar bisa memiliki wawasan dan ilmu yang lebih luas. Jadi makin terbuka untuk mengetahui dan belajar banyak hal baru. Bisa mengikat ilmu dengan makin baik dengan menulis. Mudah-mudahan bisa menginspirasi dan membawa manfaat positif bagi yang membaca. Terbuka banyak passion baru yang menyenangkan untuk dikembangkan. Mendapatkan teman-teman baru blogger yang menyenangkan, menginspirasi, dan bisa saling berbagi.

Jadi, apapun hal yang saya kerjakan dan ada di depan mata, maka saya syukuri dan saya lakukan dengan bersungguh-sungguh. Bersungguh-sungguh melakukannya, menyelesaikan tiap tahapannya dengan baik dan menikmati tiap detik prosesnya. Karena, tidak ada hasil yang mengkhianati usaha (dan doa).





1 komentar

  1. Mahfudzot atau kata mutiara pertama yg dikasih sm guru untuk dihafal, man jadda wa jada

    BalasHapus