Jadi Ibu Bahagia? Bisa Kok.

Menjadi ibu itu memang salah satu anugerah terindah, tapi juga banyak tantangannya. Iya kalau anaknya lucuk-lucuk aja alias nurut dan nggak rewel. Tapi kan ada saatnya kita lagi rempong atau capek, terus anak rewel, susah dibilangin, kelakuan tiba-tiba ajaib, dan lain-lain.

Ditambah media sosial zaman sekarang. Dimana artikel tentang parenting bertebaran. Iya, bisa jadi motivasi kita untuk terus belajar dan belajar. Tapi kalau kita lagi merasa down, bisa jadi malah nambah down merasa nggak bakalan bisa jadi ibu yang baik.  Belum lagi ditambah status teman-teman kita di media sosial yang menunjukkan kalau dia memang ibu yang baik dan bahagia.

Terus gimana dong? Bisa nggak kita selalu jadi ibu yang bahagia? Bisa nggak kita jadi ibu yang baik?

Bisaaa... Insya Allah bisa. Ini ada beberapa tip agar bisa jadi ibu bahagia:

Menikmati Masa Sulit
Pasti ada masa sulit deh menghadapi anak. Mulai dari rewel, susah diatur, sampai malas sholat atau belajar. Daripada kita uring-uringan menghadapinya, mendingan kita bawa tenang aja. Tetap tenang di masa sulit itu membuahkan hasil yang baik juga, walaupun ya nggak segampang itu melakukannya. Tapi, kalau ingat bahwa semua hasil yang baik membutuhkan proses yang tidak sebentar, maka kita akan bisa menghadapinya dengan tenang.

Tidak Baper dan Membandingkan dengan Ibu Lain
Rumput tetangga lebih hijau juga berlaku buat kita sebagai ibu. Pasti kita melihat bahwa ibu lebih bisa lebih sabar menghadapi anaknya, bisa melakukan banyak hal untuk keluarganya, dan jauh lebih bahagia.

Daripada baper dan menganggap diri sendiri paling sengsara atau belum merasa menjadi ibu yang baik, lebih baik lakukan 3 hal ini: mensyukuri segala yang ada pada kita, menjaga dengan baik apa yang kita miliki, dan belajar dari orang atau ibu lain yang kita anggap lebih baik dari kita.

Jadi, hindari baper. Dekati aja dan cari tip dan ilmunya dari ibu yang kita anggap jauh lebih baik dan bahagia. Yakin deh, mereka nggak sesempurna itu, tapi mereka bisa mensyukuri segala nikmat yang ada dan mengabaikan kekurangan yang ada.


Komentar