Yuk, Kupas Tuntas Persiapan Kecerdasan Anak Sejak Dini di Konferensi Ayah Bunda Platinum Persembahan Morinaga di Tangerang



Memiliki tiga orang anak tiga itu seru seru rempong, karena memiliki banyak perbedaan, baik dari sifat, hobi, sampai jenis kecerdasannya.  Saya dan suami berusaha buat tidak membandingkan antar mereka, dan menerima mereka apa adanya dengan keunikannya masing-masing.

Misalnya si sulung sepertinya dominan di olahraga, sains, hapalan quran dan menulis. Si tengah suka bahasa, membaca, matematika, sains, dan menggambar. Si bungsu karena masih kecil, kami belum bisa tau banyak sih, tapi sejauh ini sepertinya hobinya olahraga, musik, dan fotografi.

Dalam rangka kecerdasan majemuk, kami pun mencoba menstimulasi kecerdasan mereka masing-masing sesuai dengan passionnya. Tapi, emang bukan hal mudah sih buat menentukan apa saja jenis kecerdasan mereka. Bagaimana cara menstimulasi, dan nutrisi apa saja yang harus diberikan pada mereka agar mereka bisa tumbuh optimal? Intinya sih bagaimana menyiapkan kecerdasan multitalenta mereka sejak  dini sehingga bisa tumbuh menjadi generasi platinum.

Nah, alhamdulillah saya bisa datang ke acara Konferensi Ayah Bunda (KAB) Platinum persembahan Morinaga pada hari Sabtu, tanggal 12 Agustus 2017 di Hotel Novotel, Tangerang.  Tangerang merupakan kota ke-10 dalam rangkaian konferensi dari Morinaga ini. Morinaga merupakan produsen susu pertumbuhan untuk generasi platinum.





Pengunjung yang hadir banyak sekali, mereka semua menggunakan pakaian dengan nuansa merah. Wuih, lihat semangat mereka ingin menambah ilmu tentang kecerdasan multitalenta ini bikin saya jadi ikutan semangat.

Acara dibuka dengan beberapa pengantar seperti Bapak Darwin perwakilan dari Hotel Novotel yang menjelaskan tentang prosedur keselamatan di hotel ini, dan Ibu Indriani dari Morinaga Platinum yang menjelaskan tentang maksud dan tujuannya menyelenggarakan konferensi ini, yaitu untuk turut mendukung pertumbuhan generasi platinum.

Selanjutnya, perwakilan dari IDAI Banten, Dr. Arif Nasution pun memberikan kata sambutan tentang terselenggaranya Konferensi Ayah Bunda Platinum. Beliau memberikan apresiasi kepada para ayah bunda di tangerang, karena sudah mau datang untuk menambah ilmu tentang kecerdasan multitalenta anak, karena kecerdasan dan tumbuh kembang mereka ada di tangan orang tua.

Konferensi dimulai dengan moderator Irfan Hakim. Narasumber pertama adalah Dr. Ahmad Suryawan, SpA(K)  yang merupakan dokter ahli tumbuh kembang anak akan mengungkapkan 4 faktor pembentuk anak menjadi generasi multitalenta. Penasaran, kan? Yuk, mari kita simak.

Menurut Dr. Wawan, setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi generasi multitalenta, dengan 4 syarat yang semuanya optimal, yaitu:




Perkembangan Otak
Nutrisi sangat diperlukan untuk membentuk dan mematangkan sel otak anak. Nutrisi yang lengkap berupa makronutrien, mikronutrien, dan vitamin.  Nutrisi ini perlu diperhatikan, terutama untuk anak usia sampai dengan 2 tahun. Hal tersebut dikarenakan dua tahun pertama kehidupan anak adalah masa kritis, yaitu pembentukan dan perkembangan otak sampai dengan 80%.

Hal lainnya yang harus diperhatikan dalam perkembangan otak anak adalah stimulasi dini. 

Stimulasi ini sangat penting untuk memperkaya koneksi sel otak anak dan merangsangnya untuk melakukan berbagai kemampuan baru.

Kegiatan stimulasi yang baik dan benar adalah bila dimulai sejak dini, interaktif (dua arah) antara orang tua dan anak, dilakukan secara menyenangkan atau sambil bermain, alami dan natural, serta rutin dilakukan.



Sistem Ketahanan Tubuh
Anak mendapatkan sel antibodi dari ibu sejak dalam kandungan melalui plasenta, dan setelah lahir pun masih ada persediaan antibodi dari ibunya.  Anak akan mampu membentuk antibodi sendiri secara mandiri sesuai dengan usianya. Imunisasi akan membantu anak untuk membuat antibodinya sendiri, karena dengan imunisasi tubuh anak akan terlatih untuk mengenali, mengingat, menyerang, dan memusnahkan agen penyakit yang menyerang tubuhnya.


Tumbuh Kembang Anak
Tumbuh kembang anak secara optimal, terbentuk karena nutrisi dan stimulasi. Orang tua harus memperhatikan tahapan perkembangan tumbuh kembang anak agar sesuai dengan usianya. Bila ada yang tidak sesuai, maka orang tua bisa melakukan intervensi dini.
Stimulasi awal terbentuk dari rangsangan panca indera, sedangkan nutrisi akan mempengaruhi saluran cerna anak. Saluran cerna anak sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak jangka panjang.


Kesehatan Saluran Cerna
Ternyata sirkuit otak anak itu sangat tergantung juga dari mikroba di saluran cerna. Tip dari Dr. Wawan agar anak bisa memiliki saluran cerna yang sehat adalah:

1.       Jaga kesehatan kehamilan, dengan kontrol kandungan, dan menjalani kehamilan dengan bahagia.

2.       Saat masa persalinan, usahakan bisa normal. Setelah persalinan, diusahakan juga bisa dilakukan IMD (Inisiasi Menyusui Dini) dan ASI Eksklusif.

3.       Pada saat usia bayi dan anak, dilakukan ASI dan MPASI dengan baik dan benar, pola asuh yang baik, stimulasi yang menyenangkan, menghindarkan anak dari stress berlebihan, tidak sembarangan memberikan obat pada anak, dan mengamati tumbuh kembang anak secara optimal.

Dari uraian Dr. Wawan, dapat diketahui juga benang merahnya, bahwa bila semua faktor tersebut ingin tumbuh optimal, maka selain nutrisi dan stimulasi yang menyenangkan. Stimulasi yang menyenangkan dapat dilakukan dengan BERMAIN. Bagaimana bermain dapat menstimulasi kecerdasan multitalenta anak? Yuk, simak penjelasan narasumber kedua, yaitu Dr. Rose Mini M. Psi selaku psikolog dan konsultan multiple intelligence.



Kecerdasan anak sebenarnya memiliki berbagai jenis, jadi tidak hanya akademis. Tapi, kalau anaknya memang cerdas akademis ya nggak ada yang salah ya, itu berarti memang kecerdasannya dan kita sebagai orangtua tetap musti menstimulasinya.


Menurut Dr. Howard Gardner, kecerdasan seseorang itu meliputi:

1.       Musical intelligence (kecerdasan musik)

2.       Bodily kinesthetic intelligence (kecerdasan gerak tubuh)


3.       Logical mathematical intelligence (kecerdasan logika dan angka)

4.       Visual spatial intelligence (kecerdasan gambar dan ruang)

5.       Linguistic intelligence (kecerdasan bahasa)

6.       Interpersonal intelligence (kecerdasan antar pribadi)


7.       Intrapersonal intelligence (kecerdasan intrapribadi)



8.       Natural intelligence (kecerdasan memahami alam)


Menurut Dr. Mini, tiap anak memiliki kecerdasannya masing-masing yang tidak dapat dibandingkan tiap anaknya. Orang tua perlu memberikan stimulasi sejak dini, yaitu dengan bermain. Dengan bermain, anak akan banyak belajar banyak hal.




Permainan sendiri dilakukan sesuai dengan tahapan usia dan kemampuan anak. Plus disesuaikan juga dengan mood anak. Nah, untungnya Morinaga membuat Morinaga Multiple Intelligence Play Plan #30HariMain, yaitu website yang menyediakan fitur untuk membantu orang tua memahami dan bisa mengidentifikasi jenis kecerdasan anaknya dan ide-ide permainan untuk anak sesuai dengan tahapan usia dan jenis kecerdasannya. Asyik, ya. Memudahkan orang tua untuk mengasah multiple intelligence si kecil. Websitenya di www.morinagamiplayplan.com.



Wah, langsung meluncur deh ke websitenya, dan sepertinya sih identifikasi saya untuk kecerdasan 3 bocah saya mendekati sesuai lah. Dan, langsung contek ide-ide permainannya nih, seru-seru kayaknya.

Acara seperti ini sangat bermanfaat untuk para orang tua, sebab bisa menambah banyak ilmu dan wawasan dari para ahlinya tentang nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang optimal, parenting, multiple intelligence atau kecerdasan multitalenta. Dan, asyiknya lagi bisa sharing sesama orang tua generasi platinum dan bisa bertanya langsung pada ahlinya.



Untuk informasi lebih lanjut tentang konferensi ini di kota lainnya, atau produk Morinaga Platinum seperti Chil Kid Platinum Moricare dan Chill School Platinum Moricare+ Prodiges, bisa ke:
Website: www.morinagaplatinum.com
Facebook: Morinaga Platinum
Twitter: @MorinagaID
Instagram: @morinagaplatinum
YouTube: MorinagaPlatinum




Komentar

  1. Keren Bun, cari ilmu pengasihan emang nggak pernah rugi.

    BalasHapus
  2. eeeh ada sy lagi moto di photonyaa... *apasiih hahaha... sepakat yaa semua harus disiapkan sejak dini

    BalasHapus
  3. Alhamdulillah ya, punya kesempatan belajar terus meskipun sudah rempong sama anak 3. Biar makin cerdas anak-anaknya ya mak.

    Thanks for sharing, artikelnya lengkap sekali :)

    BalasHapus
  4. Asyik banget ya acaranya, jadi tambah ilmu utk mengasuh anak2

    BalasHapus

Posting Komentar