Merayakan #150tahunCerelac dengan Mengunjungi Pabrik Cerelac bersama Emak Blogger KEB





Banyak cara melakukan perayaan ulang tahun. PT Nestle Indonesia (brand Cerelac) melakukan perayaan ulang tahun dengan cara yang cukup unik, yaitu merayakan ulang tahun ke 150-nya dengan mengundang beberapa emak blogger dari KEB untuk mengunjungi pabriknya di Karawang pada hari Kamis, 22 September 2016.

Emak blogger yang notabene merupakan konsumen dari produk-produk PT Nestle Indonesia, terutama Cerelac, diharapkan bisa merasa yakin dengan mengetahui dan melihat langsung proses pembuatan mpasi instant tersebut.

Saya sangat senang termasuk salah satu dari para emak blogger KEB yang beruntung bisa ikut mengunjungi pabrik PT Nestle. Pertama, saya tertarik mengunjungi sebuah pabrik dan melihat bagaimana proses pembuatan sebuah produk. Kedua, saya sebagai konsumen juga bisa merasa yakin dengan kualitas dari produk-produk PT Nestle.

Ikuti yuk perjalanan saya di pabrik Nestle Indonesia di Karawang.

Pagi sekitar jam 8, kami berangkat dari FX Jakarta menuju Karawang dengan menggunakan bis yang sangat nyaman dan fasilitas lengkap. Perjalanan lancar dan tidak terasa lama karena kami mengobrol.




Sesampainya di PT Nestle kami disambut dengan snack dan welcome drink. Setelah itu kami bersiap untuk diajak ke pabriknya. Oiya, kami bukan diajak ke pabriknya langsung ya. Karena proses pembuatan makanan dari bahan sampai menjadi produk membutuhkan kondisi yang steril. 

Jadi kami akan diajak mengunjungi Galeri Nestle dan akan melihat kondisi pabrik hanya pada proses pengepakan produk dan gudang melalui kaca.




Sebelumnya, kami diajak menonton tayangan tentang aturan mengunjungi pabrik Nestle, diantaranya adalah berpakaian rapi dan menggunakan sepatu tertutup, tidak berjalan sambil menggunakan HP, memperhatikan aturan keselamatan yang berlaku di pabrik seperti mengetahui rambu jalur evakuasi dan titik kumpul. Ada juga tindakan yang harus dilakukan saat terjadi gempa saat kita mengunjungi pabrik.

Galeri Nestle dimulai dengan patung pendiri Nestle, yaitu Henri Nestle dari Swiss. Nestle didirikan oleh Henri pada tahun 1867 dengan menggunakan logo sarang burung. Latar belakang berdirinya Nestle yaitu dengan ditemukannya Farine Lactee atau bubur bayi dari campuran tepung gandum dan susu sapi untuk anak tetangganya yang tidak dapat minum ASI karena lahir prematur. Ini juga yang merupakan cikal bakal produk Cerelac.




Selanjutnya, kita diajak melihat infografis keren berwarna warni di dinding sisi kiri kanan tentang sejarah Nestle dari 1867 sampai sekarang. Untuk melihat infografis keren ini lebih detail, coba deh meluncur ke bit.ly/_indrinooorr



Pabrik pertama Nestle di Indonesia yaitu di Waru, Sidoarjo (sekarang sudah tidak ada). Kemudian Nestle memiliki beberapa pabrik di Indonesia, yaitu kejayan (Jawa Timur), panjang (Lampung), Cikupa (Banten), dan Karawang (Jawa Barat). Alasan pemilihan lokasi-lokasi tersebut yaitu diharapkan bisa mendekati sumber bahan baku dengan kualitas tinggi dan tetap segar karena jarak tempuh yang pendek.

Nestle tidak memiliki peternakan sapi perah atau perkebunan kopi, tapi ketersediaan bahan baku terus terjamin dengan adanya kerjasama dengan beberapa pihak peternak dan petani lokal.

Nestle Indonesia membuka pabrik keempat di Karawang untuk produk susu bubuk, bubur bayi (Cerelac), dan minuman cokelat. Pemilihan lokasi diputuskan dengan alasan Karawang merupakan sumber penghasil beras merah yang memiliki kualitas baik untuk produk Cerelac.

Tahun 1981, Nestle merupakan perusahaan pertama yang membuat kebijakan perusahaan berdasarkan kode WHO. Kode WHO yaitu kode etik pemasaran substitusi produk pendamping ASI (MPASI). Sehingga, Cerelac pun mengikuti kode WHO tersebut dengan target konsumen untuk 6-24 bulan, atau selepas masa ASI Eksklusif.

Cerelac sendiri merupakan merk dagang dari mpasi pabrikan dari Nestle. Tujuan produksi untuk memenuhi kebutuhan makanan bayi yang penuh gizi, sehat, aman dan lezat. Standar dan kualitas Cerelac yang tinggi juga didukung oleh tim R&D Nestle yang merupakan para ahli di bidangnya seperti ahli gizi, dokter anak, ahli pangan, dan lainnya.

1000 hari pertama kehidupan atau 2 tahun pertama sangat penting dalam pertumbuhan bayi. Karena itu, kebutuhan gizi si kecil justru butuh rata-rata 5x lebih banyak dari orang dewasa per unsur gizi. Padahal perut bayi masih kecil dan tidak mampu menampung banyak makanan untuk memenuhi kebutuhan gizinya per hari.

Ini yang menjadi konsep Cerelac yaitu untuk memenuhi kebutuhan gizi si kecil yang tinggi untuk ukuran perutnya yang kecil. Komposisi bahan di Cerelac sangat beragam, di antaranya bawang, ayam, jeruk, kacang polong, tomat, labu, madu, dan bit. Intinya, Cerelac mengandung 11 vitamin dan 5 mineral.

Cerelac dibuat dengan menggunakan bahan baku segar, tanpa pengawet dan pestisida. 





Proses pembuatan Cerelac secara garis besar yaitu penggilingan sumber karbohidrat (beras merah, beras putih, kacang hijau, gandum) menjadi tepung. Dicampur gula dan bahan lain. Dilakukan proses pasteurisasi dan pengeringan untuk menjadi tepung bubuk dasar. Setelah itu dilakukan pencampuran dengan bahan baku lain seperti buah, sayuran, serpihan serelia, dan daging bubuk. Ditambahkan juga vitamin dan mineral. Siap jadi bubur bayi siap saji. Dilakukan proses pengemasan dan pengepakan.




Cerelac sendiri mengandung beberapa makronutrisi (karbohidrat, protein, lemak) dan mikronutrisi (vitamin dan mineral). Vitamin yang diberikan adalah Vitamin A, B, C, D, E, dan K. Sedangkan mineral terdiri dari Zink, Zat Besi, Kalsium, dan Yodium.




Kita bisa mengetahui semua komposisi tersebut di kemasan Cerelac. Oiya, sebagai konsumen kita harus bisa cek label untuk mengetahui komposisi dan komponen produk makanan. Informasi yang harus dilihat yaitu informasi nilai gizi, tanggal kadaluarsa, dan logo halal. Semua produk Nestle, termasuk Cerelac, di Indonesia sudah memiliki sertifikat halal MUI.

Informasi nilai gizi sendiri untuk mengetahui takaran gizi dan jumlah sajian per kemasan, energi total dan angka kecukupan gizi.

Cerelac merupakan MPASI yang difortifikasi (dilakukan penambahan nilai gizi) yang diproses dengan menggunakan teknologi CHE (Cereals Hydrolyzed Enzymaticaly). Teknologi ini memungkinkan produk mudah dicerna, tekstur lebih lembut, dan mudah ditelan. Teknologi ini juga memungkinkan produk lebih awet tanpa harus menggunakan bahan pengawet.

Cerelac sendiri dibuat dalam berbagai varian rasa. Namun, ada dua tipe produk Cerelac, yaitu ekonomis dan premium. Perbedaan keduanya yaitu Cerelac tipe Premium mengandung susu dan prebiotik, sedangkan Cerelac ekonomis tidak. Selain itu, komposisi bahan dan kualitas keduanya sama.

Sengaja dibuat dua jenis, untuk menjangkau lebih banyak konsumen dengan berbagai lapisan ekonomi.

Selesai melihat Galeri Nestle, kami diajak menonton demo masak bubur bayi dengan menggunakan Cerelac sebagai bahan utama oleh Chef Vania.




Menu 1. Traffic Light Scramble Egg.
Masukkan paprika merah, kuning, hijau ke dalam telur. Kasih susu. Kocok.
Masukkan mentega ke wajan, buat scramble egg dan masukkan Cerelac.
Masak sebentar. Angkat.

Note: Cerelac jangan dimasak atau dilarutkan dengan air mendidih atau suhu tinggi, karena kandungan gizinya akan rusak dalam suhu tinggi.

Menu 2. Serelia Seafood Sayuran.
Kukus udang. Potong kecil-kecil atau dihaluskan dengan menggunakan chopper.
Pilih udang yang segar dengan cara mencium baunya.
Masukkan Cerelac ke mangkok, campur dengan air hangat dan udang kukus.

Note: udang sebaiknya dikukus, jangan direbus. Sehingga unsur gizinya tidak berkurang banyak.

Menu 3. Bubur Ayam Sayuran.
Blender wortel dan ayam yang telah direbus.
Masukkan ke bubur Cerelac yang sudah dilarutkan dengan air hangat.

Note: Jangan merebus sayuran terlalu lama agar vitaminnya tidak hilang.

Menu 4. Bubur Merah Apel Wortel.
Apel dan wortel rebus diblender. Masukkan ke Cerelac Beras Merah yang telah dilarutkan dengan air hangat.

Note: Jangan merebus apel atau buah lainnya.

Seru banget deh perayaan ulang tahun Cerelac bersama emak-emak blogger ini. Bertambah wawasan dengan mengunjungi pabrik dengan fasilitas super lengkap untuk karyawannya dan women friendly. 

Bertambah knowledge product tentang Cerelac. 




Bertemu teman-teman baru baik sesama blogger dan dari pihak Nestle. 






Bisa jalan-jalan ke Karawang. 

Dapat voucher belanja karena kelompok saya menang lomba masak bubur bayi dengan menggunakan Cerelac. 







Bisa mencoba bis super nyaman. 





Dan terakhir dapat hampers yang isinya keren-keren.




Dududuh, makasih banyak ya Cerelac dan KEB.


Komentar

Posting Komentar