Menciptakan Bonding Moment Bersama Anak dengan Lotte Choco Pie

Menciptakan Bonding Moment Bersama Anak dengan Lotte Choco Pie

Tiga anak laki-laki saya ini suka sekali ngemil. Persis sih kayak emak bapaknya hehe...

Pulang sekolah yang ditanya camilan, baru selesai makan juga tetap nanya camilan. Tapi waktu 'wajib' camilan itu pas tea time di sore hari. Biasanya sambil nyeduh teh manis hangat, terus didampingi camilan, asyik deh buat sekadar sambil nonton, baca-baca buku dan ngobrol.

Camilan yang biasanya mereka sukai adalah yang asin atau manis gurih. Camilan berupa cokelat dan olahannya jarang saya sediakan, karena mereka tidak suka cokelat. Bukan dilarang karena takut sakit gigi atau alergi.

Media Launch Peluncuran Lotte Pie Indonesia

Saya senang saat dapat undangan peluncuran varian baru Lotte Choco Pie dari Mommies Daily. Tapi, sekaligus tidak 'ngeh' dengan snack cokelat ini, karena saya memang agak kurang 'update' dengan camilan cokelat.



Penasaran juga jadinya dengan snack cokelat asal Jepang ini.



Peluncuran Lotte Choco Pie ini diadakan di Hotel Gran Mahakam, Jakarta pada 4 Februari 2016. Acaranya meriah, karena dihadiri oleh banyak media massa dan blogger.

Acara dimulai sekitar jam 13.00 WIB, setelah sebelumnya kita makan siang. Btw, makanan dan dessertnya enak-enak loh.

Pertama, Mr. Hiroaki Ishiguro, Presdir Lotte Indonesia, memberikan sambutan tentang Lotte Choco Pie di Indonesia.

Setelah itu, acara ini menghadirkan tiga narasumber, ibu-ibu muda yang cantik, yaitu Oci C. Maharani (brand manager Lotte Indonesia), Hanifa Ambadar (pendiri Female Daily Network), dan Maudy Koesnaedi (brand ambassador Lotte Choco Pie). Mereka akan bercerita tentang menciptakan bonding moment bersama anak.





Maudy cerita, bahwa jadwal kegiatannya yang padat membuatnya sulit untuk mengatur bonding moment dengan anaknya. Ditambah dengan jadwal kegiatan anaknya yang juga padat.  Walaupun dia sudah berusaha mengatur waktunya dengan baik, tetap saja kadang kenyataannya tidak sesuai dengan rencana.

Karena itu, Maudy mengusahakan agar waktunya yang sedikit bisa digunakan untuk membuat bonding moment yang berkualitas.

Hanifah menyambung, bahwa apa yang dialami Maudy itu merupakan masalah yang hampir sama dimiliki oleh banyak keluarga lainnya, yaitu makin sedikitnya waktu berkualitas yang dimiliki bersama keluarga, sehingga bonding moment juga banyak berkurang.

Bayangkan, menurut survey dari Mommies Daily, waktu berkualitas untuk anak per hari antara ibu dan anak biasanya hanya berkisar selama 3 jam. Itu pun juga tidak bisa full, karena biasanya ada saja gangguan, terutama gadget.

Hal tersebut disebabkan pada keluarga modern sekarang ini, yang sibuk tidak hanya bapak. Tapi ibu dan anak-anak pun memiliki jadwal kegiatan yang banyak. Kondisi tersebut bisa merenggangkan hubungan, karena kurangnya komunikasi.

Ibu diharapkan bisa kreatif menciptakan dan mengisi waktu berkualitas untuk menciptakan bonding moment.  Dengan adanya bonding moment, diharapkan komunikasi dengan anak bisa terbuka dan jadi bisa saling memahami.

Dua 'syarat' untuk menciptakan bonding moment: (1) tinggalkan gadget (2) buat anak merasa nyaman. Misalnya, dengan menyediakan minuman dan camilan yang disukai anak.

Oci C. Maharani menuturkan bahwa salah satu camilan yang dapat disediakan saat bonding moment adalah Lotte Choco Pie. Lotte, sebagai salah satu perusahaan yang sangat dikenal di Jepang, mempersembahkan Lotte Choco Pie baru yang makin disempurnakan kualitasnya.

Teman saya sempat komen, bahwa Lotte Choco Pie ini adalah camilan favorit anaknya. Tapi sempat beberapa saat, snack tersebut tidak beredar di pasaran.

Berdasarkan paparan mbak Oci, ternyata hal tersebut karena adanya beberapa perubahan dalam produk Lotte Choco Pie yang makin berkualitas premium.

Sekarang Lotte Choco Pie terdiri dari kek vanilla yang lembut dan harum, marsmallow, dan cokelat. Semuanya dari bahan premium  pilihan yang berkualitas tinggi pastinya.

Di Jepang, menyediakan Lotte Choco Pie pada teman-teman anaknya pada saat bertamu ke rumah, merupakan kebanggaan tersendiri loh bagi si ibu.


Pihaknya berharap, Lotte Choco Pie bisa menjadi favorit anak-anak dan keluarga sehingga membantu dalam menciptakan bonding moment.

Maudy melanjutkan, bahwa saat menciptakan bonding moment, dia memilih snack yang sehat dan berkualitas tinggi.

Dia sengaja punya stok Lotte Choco Pie yang banyak. Alasannya, bukan karena anaknya saja yang suka, tapi juga Maudy dan suaminya. Menurutnya sangat jarang camilan buat anak-anak yang juga disukai orang dewasa.

Acara ditutup dengan launching Lotte Choco Pie. Semua diberi satu bungkus kecil untuk tester. Dan, ternyata rasanya memang enak. Tidak terlalu manis, dengan kek vanila yang lembut. Kek yang biasanya diisi krim, ini diisi marsmallow. Yummyyy.



Ah, jadi pengin rekomen ke anak-anak saya. Pas banget dikasih goodie bag berupa Lotte Choco Pie dengan dua kemasan, yaitu kemasan yang berisi 6 bungkus dan 2 bungkus. Bonus kalender dan boks makan.




Eh, ternyata anak-anak pada suka. Dan langsung ludes. Makanya pas akhirnya ke mart buat stok camilan, carilah si Lotte Choco Pie. Di Indomaret, Lotte Choco Pie kemasan dua bungkus harganya Rp6.500;. Pas di Carrefour, kemasan Lotte Choco Pie yang berisi 6 bungkus harganya Rp12.800;. Ini lagi harga promo sih kayanya.


Kalau ingin tahu tentang snack ini lebih lanjut, langsung aja klik:

Website: www.lotte.co.id
Facebook: Lotte Choco Pie Indonesia




Yuk, Ciptakan Bonding Moment Bersama Anak


Camilan memang wajib ya pas saat menciptakan bonding moment. Anak jadi rileks dan bisa lebih terbuka saat menikmati camilan di waktu santai.

Contohnya nih, saat beberapa hari lalu, tercetus pertanyaan dari Haqqi (8 tahun) saat asyik menikmati Lotte Choco Pie.



Haqqi  : Bunda, menikah itu apa?

Bunda : *glek* *langsung panas dingin* menikah itu nanti ya jadi suami istri
*hmm, jawaban yang rada tidak jelas, karena gelagapan.*

H : terus, nanti dapat perempuannya gimana?

B : ya nanti kalo udah waktunya, pasti ketemu pasangannya. *jawab dengan sok cool, padahal antara nahan pengin ketawa dan deg-degan*

H : kenapa harus menikah bunda?

B : soalnya Allah yang nyuruh. Allah kan menciptakan berpasangan, laki-laki dan perempuan. Biar nanti bisa punya keturunan yang baik.

B : tapi menikah itu mah nanti, pas udah lulus kuliah. Terus udah punya pekerjaan.

H: ooooh...
*muka lempeng*

Setelah itu pertanyaan beralih ke sampah (nanya sambil baca ensiklopedinya). *random*

*fyuuuh, legaa*

Senang banget tapinya, soalnya anak-anak saya bisa menanyakan apa pun yang mereka ingin ketahui ke ayah bundanya tanpa sungkan dan malu.

Mudah-mudahan anak-anak bisa terus begitu dan menjadikan ayah bundanya sahabat terdekat mereka.

Bonding moment memang saat yang istimewa ya. Kalau teman- teman bonding momentnya ngapain aja? Dan, camilannya apa aja nih? Share yaaa...




Komentar

  1. Sepertinya enak. Ini produk baru kah Mbak?

    BalasHapus
  2. Cokelatnya di sini belum ada yang jual. Kaya'nya enak banget. :D

    BalasHapus
  3. Masih a bit too sweet for me tapi aku suka banget marshmallownya #nyam

    BalasHapus

Posting Komentar