Karnaval Ayo Melek Gizi: Yuk, Semangat Belajar Gizi!

Haqqi dan Danish termasuk picky eater dalam hal memakan sayur mayur. Mereka hanya mau memakan sayur yang ada di sop dan sayur bening. Selain kedua jenis olahan sayur itu, mereka tidak akan menyentuh jatah sayurannya. 

Khawatir? Jelas. Saya takut mereka akan kekurangan gizi dalam hal kebaikan sayur mayur, seperti serat, vitamin, dan mineral. Belum lagi manfaat spesifik lainnya dalam tiap jenis sayuran, seperti: 

- Bit, yang mengandung fitonutrien caumarin, yang berkhasiat sebagai antitumor, antioksidan, dan memperkuat kekebalan tubuh. 

- Brokoli, yang mengandung sulforatan, yang merupakan antioksidan paling ampuh. 

- Bayam, selain kandungan zat besinya tinggi, juga mengandung fitonutrien klorofil dan saponin.

Itu baru tiga jenis sayuran. Belum lagi, ditambah dengan jenis sayuran lainnya. Huhuhu…tambah khawatir, dong! 

kaskus.co.id 


Alhamdulillah, Farghan ternyata tidak mengikuti jejak kakak-kakaknya dalam hal picky eater sayuran. Yay! 

Oiya, sebelum saya mencari solusi dalam hal per-picky eateran sayur- Haqqi dan Danish, saya mulai belajar lagi tentang gizi. 


Hari Gizi Nasional 

Pengetahuan tentang gizi itu sangat penting, terutama dalam kaitannya membesarkan generasi penerus bangsa. Anak yang sehat akan menghasilkan generasi yang kuat dan cerdas. 

Menurut Nutrisi Untuk Bangsa, sekitar 36.8% anak balita Indonesia memiliki tinggi di bawah standar, disebabkan karena kekurangan asupan nutrisi. Itu sebabnya, salah satu pentingnya Hari Gizi Nasional yang diperingati setiap tanggal 25 Januari, adalah untuk mengingatkan masyarakat untuk terus belajar tentang gizi dan mengusahakan asupan nutrisi yang baik bagi keluarganya. 

Jangan salah, asupan nutrisi kurang bukan hanya terjadi di pedesaan atau pada kalangan kurang mampu, tapi bisa juga terjadi di perkotaan dan dari kalangan mampu. Biasanya ini terjadi karena anak picky eater (memilih-milih makanan) atau kurangnya pengetahuan gizi dari orang tua. Kurangnya pengetahuan gizi ini juga bukan karena tidak adanya akses untuk belajar, tetapi masih kurangnya kesadaran orangtua tentang gizi anak. 

Nah, makanya, saya pun mulai 'mengosongkan gelas' dan belajar lagi tentang gizi yang baik dan cara pengenalan bahan makanan bergizi pada anak dengan menyenangkan dan tanpa paksaan. 


Yuk, Belajar Gizi! 

Zaman dulu, slogan gizi yang baik adalah 4 sehat 5 sempurna. Karena sudah tidak sesuai dengan perkembangan ilmu gizi, maka slogan tersebut diganti menjadi Tumpeng Gizi Seimbang. Indonesia banget, ya! 

Gizi seimbang adalah susunan makanan yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Kebutuhan tubuh tentunya berbeda untuk tiap individu, misalnya karena perbedaan usia, aktivitas fisik, kondisi kesehatan dan berat badan individu. 

websehat.net


Tumpeng Gizi Seimbang (Yayasan Institut Danone Indonesia) terdiri dari beberapa potongan dengan luasan berbeda. Potongan pertama (alas) adalah air putih, yang merupakan zat gizi esensial bagi kehidupan. Potongan di atasnya adalah bahan makanan pokok (karbohidrat). Potongan pada lapisan ketiga adalah sayur dan buah. Porsi sayur harus lebih banyak daripada buah. Lapisan selanjutnya adalah golongan protein, yang terbagi dari protein hewani dan nabati. Puncak tumpeng (potongan yang sangat kecil) adalah minyak, gula, garam. 

Selain bahan makanan, dalam Tumpeng Gizi Seimbang, juga terdapat tambahan lain untuk mendapatkan gizi seimbang, yaitu: pola hidup aktif (olahraga), pola hidup sehat (menjaga kebersihan diri), dan memantau berat badan. 

Huhuhu…lihat lapisan ketiga, jadi tambah khawatir deh. Tapi, seorang ibu kan tidak boleh menyerah begitu saja. Selain berdoa, usahanya juga harus poll

Nah, beberapa usaha yang saya lakukan untuk mengenalkan sayuran (dan buah) adalah: 

1. Bermain tebak sayur dan buah. Setelah mereka bisa menebak namanya, saya akan melanjutkan cerita tentang manfaatnya untuk tubuh mereka. 

2. Membacakan buku cerita tentang asyiknya makan sayur dan buah. 

Dok. Pribadi


3. Ikut mengajak mereka dalam kegiatan memasak. Biasanya sekadar menyiangi dan mencuci sayuran. 

4. Saya masukkan potongan-potongan kecil sayuran dalam penganan kesukaan mereka, seperti puding, bolu kukus, atau muffin. 

5. Dibuat jus, dengan tambahan buah atau madu sebagai pemanisnya. 

Dok. Pribadi

Usaha-usaha tersebut kadang sukses, kadang gagal. Tapi, namanya juga proses. Saya terus berusaha mengenalkan sayuran pada mereka. Berusaha agar gizi anak-anak seimbang, terkadang sulit. Tapi, kesulitannya terbayar melihat mereka tumbuh kuat dan sehat. Semoga terus sehat dan kuat ya, kiddos


Karnaval Gizi

Indonesia adalah negara dengan pertumbuhan ekonomi baik. Tetapi, persoalan gizi seperti stunting (kuntet) pada anak masih menghadang. Latar belakang tersebut membuat Sari Husada bersama berbagai komunitas peduli gizi mengadakan Karnaval Ayo Melek Gizi. Tujuan acara tersebut adalah untuk ikut berpartisipasi dalam meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat akan gizi seimbang dan pola makan sehat. 

Karnaval yang diadakan tepat pada Hari Gizi Nasional (25 Januari 2015), merupakan program edukasi gizi yang dibuat dalam rangkaian acara unik dan menghibur. Acaranya antara lain, adalah: 

- Parade sepeda othel hias, yang dihias dengan bahan makanan bergizi. 
- Parade kostum buah dan sayur 
- Parade musik tradisional 
- Demo cara mengolah makanan sehat dan bergizi 
- Konsultasi gizi 

Dari tweet teman-teman yang menghadiri karnaval ayo melek gizi, saya jadi berasa ikut serta dalam dalam acara seru tersebut. Nyesel deh saya berhalangan hadir. Soalnya, acaranya terlihat santai, seru, unik, tapi menambah wawasan dan pengetahuan tentang gizi. 

nutrisiuntukbangsa.org

nutrisiuntukbangsa.org


Yuk, kita melek gizi demi generasi penerus bangsa!

Komentar

  1. sekarang uah mulai melek gizi saya,dulu ogah2an hehehe

    BalasHapus
  2. cari buah bit aga k susah, tapi sesekali dapat juga sih di carreafour

    BalasHapus
  3. nah itu...buat kiddos kudu yang menyenangkan..bisa2 gtm...xiixi
    lagi belajar ini makkk

    BalasHapus
  4. Hi Indri,

    My name is Merrya, Account Executive of Lazada Indonesia Affiliate Program. I would like to introduce you to our newest and fast growing program, Lazada Affiliate.
    We are interested to make a partnership with your website regarding this program, for both of us would get a very good benefit upon this great partnership.

    Please contact me directly so then i can give you an explaination about this program.
    We're looking forward for your kind reply to this special partnership offering with your website


    Thanks,
    Merrya
    merrya.nawati@lazada.co.id
    (021)29490210 ext 1601 / 08111551335

    BalasHapus

Posting Komentar