Yuk, Memberi Manfaat Tanpa Pamrih!

Pahlawan bukan sekadar titel atau sebutan, melainkan sebuah sikap. Beberapa sikap seorang pahlawan, antara lain: berani karena benar, rela berkorban, gigih dan pantang menyerah, serta mendahulukan kepentingan orang lain. 

Menurut saya, di era ini, sikap seorang pahlawan yang paling menonjol adalah dapat memberi manfaat pada banyak orang dengan ikhlas alias tanpa pamrih. 

Semua orang tentu saja bisa jadi pahlawan, minimal bagi keluarganya. Saya pribadi sih merasa masih jauh dari yang namanya pahlawan, sebab saya belum melakukan sesuatu yang bisa bermanfaat bagi banyak orang. Tapi, tentu saja saya berusaha agar paling tidak bisa memberikan manfaat bagi sekitar saya. 

Beberapa yang saya pikir bisa dilakukan untuk memberi manfaat pada banyak orang, antara lain: 

1. Melalui tulisan. Ini yang paling mudah bisa saya lakukan di antara kesibukan mengurus keluarga. Itu pun belum bisa maksimal, tapi paling tidak saya berusaha menulis yang bermanfaat atau setidaknya positif. 

2. Mengajarkan nilai-nilai kebaikan pada anak-anak saya. Suatu negara dibangun dari sebuah keluarga. Saya yakin, nilai-nilai kebaikan yang kita ajarkan ke anak-anak kita, akan membawa pengaruh yang besar di sekitar mereka. Prosesnya mungkin lama. Sekarang, saya hanya berusaha menanam bibit yang baik, sehingga akan menuai panen yang bermanfaat juga bagi orang banyak. 

3. Mengamati dan mempelajari keteladanan dari orang-orang di sekitar saya yang memiliki sikap seorang pahlawan, terutama kebermanfaatannya bagi orang banyak. Dari mereka ada beberapa ide yang bisa saya terapkan untuk memperoleh kebermanfaatannya. 

 Ide dari beberapa teman saya, antara lain: 

 • Gita Lovusa. Di blognya (www.serusetiapsaat.com) , Gita membuat e-book cerita anak. Cerita dan ilustrasinya unik dan menarik. Selain bermanfaat karena bisa didownload dengan bebas alias gratis, juga menginspirasi anak-anak lain untuk menuangkan kreativitas mereka dalam menggambar dan menulis. 

Retnadi Nuraini. Status FB-nya mah keren-keren dan bermanfaat. Kreativitasnya dalam mengajak anak beribadah, belajar, dan bermain, sampai ide sederhananya untuk sedekah sangat bermanfaat bagi sekitarnya. 

Aas Siti Hasna. Nah, ini guru PAUD-nya Danish. Ibu Aas ini sangat dicintai oleh anak-anak kompleks perumahan saya dan sekitarnya. Kecintaan dan ketulusannya dalam mengajar anak-anak, membuat anak-anak menyayanginya. Mereka juga jadi semangat belajar dan sekolah. 


Dari mereka, saya juga belajar tentang arti keikhlasan alias tanpa pamrih. Bukan hal yang mudah, tapi bukan tidak mungkin. Kalau memang ada niat untuk ikhlas, mudah-mudahan banyak kemudahan yang akan diberikan Allah SWT.

Komentar

  1. Kereennnn....beberapa kalimat diatas sangat mendorong saya untuk melakukan sesuatu yang lebih bermanfaat lagi :)

    BalasHapus
  2. terus terang, banyak kehidupan Ima lebih berwarna karena membaca beragam tulisan, salah satunya dari para blogger yg keren-keren ini.

    BalasHapus
  3. cinta dan ketulusan, kekuatan terbesar dlm hidup :), tq 4 sharing mak, manfaat bgt :)

    BalasHapus
  4. kadang aku mikir...aku jadi apa ya...gak menginspirasi blass...serasa butiran debu xixixi..
    tapi dipikir2 semua ada jalannya...dan pasti bermanfaat ^^
    nice sharing ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. jiaah, sama kita mak echa :D
      tapi semua emang ada jalannya masing-masing ya mak :)

      Hapus
  5. lia setuju "mengamati dan mempelajari dari seseorang yang memiliki sifat pahlawan", kalau yang lia lakukan adalah dengan membaca buku biografi seseorang mba, misalnya biografi Bj Habibie suka jadi semangat gtu

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo aku suka bung hatta, Ia. Favorit dari zaman SD :D

      Hapus

Posting Komentar