Tip Meningkatkan Kemampuan Diri

“Ayo, Haqqi mau jadi anak saleh, gak?” tanya Saya suatu malam, saat sudah selesai membaca satu buku tentang kisah nabi. 

“Mau dong, Bunda. Emang anak saleh itu apa?” 

“Anak saleh itu cinta Allah, cinta Nabi Muhammad, dan selalu mendoakan kedua orangtuanya.” 

Mudah-mudahan, Haqqi, Danish, dan Farghan termasuk anak-anak yang saleh. Aamiin.


Apabila anak cucu Adam meninggal dunia, terputus pahala amalannya. Kecuali, tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya (Muslim). 

Selain anak yang saleh, amalan lain yang tidak terputus pahalanya adalah sedekah dan ilmu yang bermanfaat. 
Nah, amalan ilmu tentu akan sangat bermanfaat bagi orang lain (dan kita sendiri), bila kita terus meningkatkan kemampuan diri.


Saya selalu berusaha untuk meningkatkan kemampuan diri, karena pengin banget punya ilmu yang bermanfaat dan salah satu 'modal' amalan yang tak terputus pahalanya. Berikut, beberapa tip sederhana untuk meningkatkan kemampuan diri dan ilmu kita, antara lain:

1. Banyak membaca. Buku, jelas! Tapi, membaca sekarang kan tidak hanya berbentuk fisik tulisan, tapi membaca secara digital (ebook), artikel di media online dan blog, serta tulisan pendek (status atau tweet) di media sosial. 

 2. Biar ilmunya nempel, maka salah satu cara mengikatnya adalah dengan menulis. Bisa sih menulis status atau tweet. Tapi, akan lebih sip lagi menulis lebih panjang berbentuk artikel, jadi kemampuan analisa dan berbahasanya bisa berkembang. Orang yang membacanya juga bisa dapat gambaran lebih jelas, sehingga lebih mudah mencerna. Hmm, menulis lewat fiksi juga keren kok. Mengajak pembaca pintar secara tidak sadar melalui jalan ceritanya. 

3. Banyak belajar pada pakarnya. Bisa dari membaca buku atau tulisannya, mengikuti kursus atau workshopnya, atau bertanya langsung pada pakarnya melalui media sosial. Tapiii, sebelum bertanya, pastikan kita sudah siap dengan materi, alias yang kita tanya bukan sesuatu yang mudah dicari di Google.

4. Berteman dengan teman-teman yang senang belajar dan meningkatkan kemampuan diri. Melihat kemajuan teman-teman, paling tidak semangat kita belajar dan berbagi ilmu tetap terjaga atau bahkan meningkat. 

5. Ilmu dan kemampuan diri yang kita pelajari sesuai dengan minat dan tentu saja bermanfaat, sehingga kita akan terus semangat belajar.


Repot. Banyak kerjaan. Tidak ada waktu. Tidak ada uang. Itu semua bukan alasan untuk kita jalan di tempat, karena asalkan ada niat untuk meningkatkan kemampuan diri, pasti akan ada banyak jalan untuk kita terus belajar.


Komentar