Kegiatan Sosial: Mulai dari yang Kecil

Selain hubungan dengan tuhannya, manusia juga harus meyeimbangkannya dengan hubungan antar sesama manusia. Tujuannya, tentu saja agar kita bisa melakukan sesuatu yang berguna untuk sesama manusia. Kegiatan sosial merupakan salah satu aktivitas yang kebermanfaatannya tinggi terutama untuk orang-orang yang membutuhkan. 

Melakukan kegiatan sosial, selain bisa membantu orang-orang yang membutuhkan pertolongan, juga sangat bermanfaat buat diri sendiri. Manfaatnya antara lain: melatih keikhlasan, kepekaan, empati, dan tentu saja menambah amal kebaikan kita di dunia. Ssst…, bisa bikin kita panjang umur juga katanya. 

Kesibukan saya mengurus keluarga, dan pekerjaan lainnya, seringnya membuat saya menunda beberapa kegiatan sosial yang menarik. Alasan saya klise: sibuk. Iyalah, bayangan saya, kegiatan sosial itu kan membutuhkan kehadiran fisik dan konsistensi, yang konsekuensinya akan memakan banyak waktu kita. Jiaaah, salah saya ternyata. Iya, kegiatan sosial memang membutuhkan upaya besar dari kita. Tapi, kegiatan sosial kan bukan hanya berupa mengajar anak jalanan, kunjungan ke panti jompo, membacakan buku bagi anak-anak penderita kanker, atau mengadakan acara donor darah. 

Jadi, kesibukan pribadi kita seharusnya tidak menghalangi kita untuk berkegiatan sosial. Beberapa tip sederhana yang saya ulik-ulik dari hasil pengamatan ke beberapa teman yang intensitas kegiatan sosialnya tinggi yang sederhana tapi bermakna, antara lain: 


Mulai dari yang Kecil 

Di era menggeliatnya jejaring sosial, kebanyakan informasi akan kita dapatkan dengan mudah. Begitu juga dengan informasi kegiatan sosial. Kita bisa ikut berpartisipasi hanya dengan: 

- Menyebarkan informasi pelaksanaan kegiatan sosial 
- Ikut menyumbang secara materi 
- Membantu menggalang dana lewat media sosial 
- Ikut membantu persiapan acara, yang jenis pekerjaannya bisa kita lakukan dari rumah. 
- Bila memungkinkan, bisa datang saat pelaksanaan acara 
- Menulis reportase di blog atau jejaring sosial tentang persiapan dan pelaksanaan acara. 


Manajemen Waktu 

Sebagai ibu rumah tangga, kita harus bisa mengatur manajemen waktu dan tenaga. Kegiatan sosial akan nyaman kita lakukan bila pekerjaan yang menjadi tanggung jawab kita sudah dikerjakan dengan baik. Beberapa tipnya antara lain: 

- Membuat to-do-list 
- Kerjakan yang menjadi prioritas 
- Tidak menunda pekerjaan 
- Fokus 


Niat 

Kegiatan sosial tidak memberikan kepuasan materi pada kita, tetapi kepuasan batin. Sebetulnya seringnya malah harus merogoh kocek. Maka dari itu, mengerjakannya harus diawali dengan niat yang kuat dan ikhlas. Karena, dengan keihlasan itu hidup kita akan terasa bermakna.

Komentar

  1. Iya betul Mbak. Saya kagum, banyak teman2 blogger yang kesibukannya bejibun, tapi masih bisa melakukan kegiatan sosial dengan tetangga, komunitas, dan lainnya. :)

    BalasHapus
  2. Niat, segala sesuatu bisa terlaksa dengan niat yang kuat. begitu pula sesibuk apapun sebenernya bisa saja sambil melakukan kegiatan sosial asal dengan niat yang kuat. kalau niatnya kuat pasti akan terlaksana.

    BalasHapus

Posting Komentar