Inspirasi dari HR Rasuna Said

Inspirasi dari seseorang itu kadang datangnya tak terduga. Termasuk, salah satu pahlawan nasional inspirator saya ini. 

Beberapa tahun yang lalu, pas masih ngantor dan single, saya dan teman-teman kantor jalan bareng ke RS MMC menengok bos yang sedang sakit. Pulangnya, kami ngobrol ngalor-ngidul. Pembicaraan teralih sampai nama jalan yang sedang kami lewati, HR Rasuna Said. 

Saya: HR Rasuna Said ini pahlawan apa? 
Teman: Gak tau deh. Pokoknya dia pahlawan, makanya nama jalannya pakai nama dia. 

Jiaaah, ternyata tidak semua kenal siapa HR Rasuna Said walau sudah dijadikan nama jalan protokol di Jakarta. Zaman saya dulu ngantor, belum punya smartphone yang bisa langsung terhubung dengan internet. Yaa, ketauan deh umurnya *ngikik*. Jadi, rasa penasaran saya dipendam sampai kantor. Begitu sampai kantor, saya langsung google tentang HR Rasuna Said. 

HR Rasuna Said itu ternyata seorang pahlawan perempuan *tepuk jidat*. Nama lengkapnya Hajjah Rangkayo Rasuna Said. Beliau lahir di Desa Panyinggahan, Maninjau, Kab. Agam, Sumatra Barat pada 15 September 1910. 

HR Rasuna Said merupakan sosok yang pandai, cerdas, dan pemberani. Beberapa kelebihannya antara lain: 

1. Sangat memerhatikan kemajuan dan pendidikan kaum wanita. Menurutnya, kemajuan wanita tidak hanya ditunjang oleh dunia sekolah, namun juga harus digerakkan dari dunia politik. Perjuangannya untuk menyamakan hak antara pria dan wanita, patut diteladani. 

2. Orator ulung. Beliau sangat pandai berpidato baik dengan kelantangan suara, mimik, dan isi pidato yang bernas. Pidatonya berisi kecaman terhadap pemerintahan Belanda di Indonesia. Karena pidatonya ini, beliau terkena hukum Speek Delict, yaitu dihukum karena berbicara menentang Belanda. HR Rasuna Said merupakan wanita pertama yang terkena hukum ini. 

3. Pandai menulis. Tulisannya tajam dan bernas. Beliau menyebarkan gagasan-gagasannya tentang pergerakan dan perjuangan kemerdekaan Indonesia melalui tulisan. 

4. Keberaniannya terjun ke dunia politik saat itu, dimana masih jarang wanita yang berani berjuang lewat politik. Perjuangan, kepandaian dan keberaniannya itu sangat menginspirasi saya. 


Dari HR Rasuna Said, saya belajar bahwa wanita bisa ikut berjuang dan bermanfaat bagi banyak orang, tanpa melupakan kodratnya. Perjuangan juga bisa melalui media apa pun, tergantung dari kepandaian dan kemampuan yang kita miliki.

Komentar

  1. Saya juga baru tahu tahun 2012, pas saya mengajar di kawasan Kuningan Jl HR Rasuna Said. Dulu saya tahunya beliau itu laki-laki..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lho Mbak Ris... Kan HR Rasuna Said, sejak lahir sudah perempuan. kok anda tahunya beliau itu laki-laki, jangan-jangan Rasuna Said yang lain. keliru orang kali mbak. ah mbak nih. hehehehehehe

      Hapus
  2. kalau lia cuman taunya HR Rasuna Said itu pahlawan, tapi nggak tau pahlawan apa...? baru tahu sekarang setelah baca tulisan mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe..aku tadinya juga gak tau Ia :)

      Hapus

Posting Komentar